Allah, Yang Membangkitkan Orang Mati.

Allah tidak akan memberkati kita apabila Dia tidak dapat mengubahkan kita. Kita tak bisa tetap sama. Beberapa di antara kita mungkin heran mengapa kita tidak mengalami terobosan rohani. Satu alasan yang bisa jadi bahwa karena kita belum ditundukkan. Allah membuatnya menjadi sangat jelas bahwa Dia hanya berhubungan kepada mereka yang merendahkan diri dan menyesal dalam hatinya. Yesaya 57:15 mengatakan: “Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: “Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.” Allah dekat kepada mereka yang remuk dan merendahkan hati. Dia peduli kepada mereka yang mengakui kebutuhannya kepada Allah. Allah menghalau segala keangkuhan kita sampai kita menyadari kita tidak mengandalkan kekuatan sendiri.Apabila anda sedang menghadapi situasi demikian saat ini, anda adalah kandidat utama untuk suatu terobosan karena Allah bekerja melalui pencobaan yang anda alami. Paulus berkata, “Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami.” (2 Korintus 1:8). Paulus terbeban di luar kekuatannya untuk menanggungnya – suatu pergumulan yang sedemikian dalam, menusuk dan melelahkan. Tetapi kita tahu bahwa walaupun kita berada di tempat yang buruk, itu menjadi tempat yang luar biasa bagi Allah untuk melakukan perkara yang luar biasa dalam hidup kita.

“Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati. Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,” (2 Korintus 1:9-10).. Saat anda di luar segala pertolongan dunia, anda lebih mempercayai Allah-Allah yang membangkitkan orang mati dan menyelamatkan kita dari kematian. Allah membiarkan kita berada pada titik paling bawah supaya kita mengerti bahwa hanya Dia pilihan yang nyata bagi kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s