Gereja Yang Diberkati Tuhan

Sering kita melihat gereja-gereja di luar negeri yang bagus-bagus dan bersejarah di sejagad ini. Tetapi gereja-gereja ini juga menjadi tempat-tempat yang kosong. Banyak gereja di luar negeri yang dijual dan dijadikan bar dan restoran. Ini adalah bagian contoh gereja yang terpisah dari berkat Tuhan.

Tak seorang pun gembala yang mau memimpin gereja yang sekarat. Jadi apa yang harus dilakukan agar gereja kembali bersemangat, menarik dan hidup? Perlu berkat dari Tuhan. Saat Tuhan memberkati sebuah gereja, maka gereja itu akan bertumbuh, kehidupan diubahkan dan mujizat pun terjadi. Gereja-gereja yang diberkati Tuhan dapat memberkati masyarakat, keluarga dan memberkati komunitas.

Demikian yang dimiliki gereja mula-mula. Berkat Tuhan menyertai gereja itu. Jika kita ingin mendapat berkat dari gereja kita, kita perlu melakukan apa yang telah dilakukan gereja mula-mula yang terdapat dalam Kisah Para Rasul 1-2.

1.Berdoa untuk Kuasa Tuhan. (Kisah Para Rasul 1:3-4, 14) Kuasa Tuhan yang membuat gereja menjadi berbeda dari organisasi maupun kelompok lain mana pun. Kita memiliki Roh Kudus. Mikrosoft, general motors, Apple tidak memiliki Roh Kudus. Dia juga telah memberikan gereja suatu tugas yang besar – membawa sebanyak mungkin jiwa ke dalam Kerajaan Sorga. Seperti pada gereja mula-mula, kita memerlukan kuasa Allah untuk melakukannya.

2.Gunakan bahasa setiap orang. (Kisah Para Rasul 2:5-8) salah satu mujizat terbesar saat hari pentakosta adalah ini, murid-murid berkhotbah, setiap orang mendengarnya dalam bahasa mereka masing-masing. Ini merupakan kebalikan sempurna apa yang telah Tuhan lakukan pada menara Babel dalam Kejadian 11. Tetapi saat ini kita tidak membutuhkan mujizat itu lagi. Saat ini gereja-gereja berbicara dalam setiap bahasa di dunia.

3.Memberdayakan bakat setiap anggota. (Kisah Para Rasul 2:1-18, 21) Gereja mula-mula menggunakan semua masyarakatnya di dalam pelayanan. Tak seorang pun yang sebagai penonton. Setiap orang terlibat dalam pelayanan. Untuk menjadi gereja yang diberkati Tuhan, gereja anda memerlukan jenis gereja yang tidak membiarkan jemaatnya hanya duduk saja. Jika hal itu saja mereka berada di gereja, biarkan mereka pergi ke tempat lain. Gereja yang diberkati memanfaatkan semua talenta yang terdapat di dalam tubuhnya.

4.Setia kepada Firman Allah. (Kisah Para Rasul 2:14-40, 42) Kita harus mendengar, membaca, merenungkan dan mengingat Firman Allah. Lebih lagi, jika gereja anda hendak diberkati, anda perlu melakukan Firman itu – apa pun itu firman-NYA. Persembahkan diri anda kepada kehendak Tuhan. Ketika Petrus berkhotbah pesan Injil salama Minggu Pentakosta, dia terus kembali ke Firman Allah untuk menceritakan tentang Injil. Tak ada pesan yang lain selain Injil yang mempunyai kuasa untuk mengubah hidup.

5.Mengasihi satu sama lain lebih dalam lagi. (Kisah Para Rasul 2:42). Gereja mula-mula mempraktekkan oikumene (yang kita sebut persekutuan). Yang berarti mereka berkomitmen satu sama lain mereka milik Yesus Kristus. Kebenarannya, gereja yang memiliki kasih bertumbuh, sedangkan gereja yang kasihnya dingin tidak. Gereja mula-mula adalah gereja yang berdasarkan kasih. Pemerintah Roma membenci orang-orang Kristen dan menganiaya mereka, tetapi orang Roma tahu bahwa orang Kristen mula-mula mengasihi satu sama lainnya. Mereka melindungi satu dengan yang lainnya, peduli satu dengan lainnya, dan menolong sesamanya, tidak ada yang seperti mereka.

6.Menyembah dengan sukacita. (Kisah Para Rasul 2:46-47) Allah memberkati gereja yang merayakan-Nya. Masyarakat mau di mana terdapat sukacita! Ada cukup banyak kabar buruk dalam dunia ini. Hanya di gereja di mana kabar baik diberitakan – Injil.

7.Bersedia berkorban. (Kisah Para Rasul 2:44-45) Gereja pertama dikenal karena murah hatinya. Gereja mula-mula berbagi segalanya satu sama lainnya. Gereja awal-awal tidak hanya berbagi uang. Kemurahan hati mereka jauh lebih radikal lagi dari pada itu. Menakjubkan sekali bila masyarakat abad 21 ini dapat berkorban seperti demikian.

8.Jangkau komunitas kita bagi Kristus. (Kisah Para Rasul 2:40-41) Gereja pertama menjangkau masyarakat bagi Kristus dari hari pertamanya. Kenyataannya, 3.000 orang datang kepada Kristus, gereja pertama telah menjadi gereja yang besar sejak hari pertamanya! Dalam Kisah Para Rasul 1:8 memerintahkan kita untuk menjadi saksi-Nya ke seluruh dunia. Penginjilan bukanlah pilihan. Selama ada orang yang belum mengenal Allah, kita harus mencoba. Semoga gereja anda juga demikian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s